Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label #surat #memoar #patahhati #lagi #fiksi

Teruntuk Kau yang Tak Bisa Kusebut Namanya (di sini)

sumber foto: weheartit.com Bogor, 08 Agustus 2014 19.34 WIB Teruntuk Kau yang Tak Bisa Kusebutkan Namanya (di sini), Aku baru saja mendapat kabarmu. Kau jatuh sakit, masuk angin dan mual begitu katamu. Terpaksa kau parkirkan motor Yamaha kesayanganmu di teras rumah. Membatalkan beberapa janji yang telah kau buat hari ini. termasuk rencana bertemu denganku, juga dengan seseorang lain di sana. Sehari sebelumnya kau bilang, “Jangan malam minggu, aku sudah ada janji.” Tanpa kau jelaskan, aku tahu kau akan menemui perempuan lain selain diriku. Jujur, aku menunggu kau bercerita tentang perempuan itu, tapi sayangnya kau tak kunjung bercerita. Kau memilih merahasiakan dia. Dan aku pun mulai bertanya-tanya, tak cukup baikkah aku untuk kau percayai untuk berbagai? Dan maafkan aku jika pada akhirnya aku meragukan pertemanan kita yang sudah berjalan empat tahun ini. Aku (sangat) ingin tahu, meski sebagain hatiku yang lain menolak untuk mengetahui. Jadinya aku bertengkar deng...