Sumber foto: pinterest.com
Menghabiskan waktu bersamamu, kusebut sebagai sebuah perjalanan.
Meski pada akhirnya langkah kaki kita berujung di kedai kopi atau kedai mi pinggir jalan.
Kalau dengan adanya dirimu adalah sebuah perjalanan, apakah ketidakhadiranmu-tanpa adanya dirimu-masih dapat kusebut sebagai perjalanan?
Perjalanan tetaplah perjalanan, dengan ada atau tidaknya dirimu.
Denganmu atau tanpa dirimu.
Jika kulakukan seorang diri, itu tandanya aku tengah memberikan ruang, memberi sedikit jeda untuk kita.
Juga memberimu kebebasan melakukan hal-hal yang kau sukai.
Karena bagaimana pun, kau memiliki duniamu sendiri.
Kalaupun aku harus melakukannya seorang diri, perjalanan itu, itu juga tandanya aku tengah belajar dan mempersiapkan diri sekaligus, jika esok kita harus benar-benar berjalan masing-masing.

Komentar
Posting Komentar